Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Lingkungan’ Category

Pagi itu, dihari yang cerah setelah semalaman diguyur hujan, nampak sebatang pohon pelindung di pinggir jalan yang ramai oleh lalu lintas kendaraan. Seperti didunia dongeng, saya mendengar keluh kesah sang pohon tersebut. Begini cerita yang mengalir. …
Bertahun-tahun saya hidup dipinggir jalan ini
Bertahun-tahun  saya mengabdikan diri untuk menjadi pelindung bagi sekitarku
Bertahun-tahun saya memberikan manusia dan hewan yang lewat nafas kehidupan
Bertahun-tahun saya memberikan manusia keteduhan dari sengatan sinar matahari

Tapi kemarin …
Saya merasakan betapa jahatnya manusia
Menancapkan paku bergambar partai dan wajah calon legislatif ke tubuhku
Satu caleg ……….. disusul yang kedua …… terus yang ketiga ………sampai tidak ada bagian tubuhku yang terbuka
Apakah mereka tidak tahu bahwa gambar itu akan menghalangi stomataku menarik CO2 ?
Apakah mereka tidak sadar bahwa wajah calon legislatif itu menutupi tubuhku dari sinar matahari?

Setelah kulihat kanan dan kiri
Terus temanku pohon diseberang jalan
ternyata nasib kita sama
Untuk menjadi tempat iklan
tanpa bayaran
tanpa kena pajak

Akhirnya, ….
Saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa
Semoga mereka yang menempel di tubuhku akan menang
dan buat kebijakan yang berpihak pada kami
Pohon-pohon yang malang

Semoga …………….

Iklan

Read Full Post »

Sohib muda, tidak dapat dimungkiri bila saat ini kualitas ruang kota kita semakin menurun dan masih jauh dari standar minimum sebuah kota yang nyaman, terutama pada penciptaan maupun pemanfaatan ruang terbuka yang kurang memadai. Penurunan kualitas itu antara lain tidak ditata dan kurang terawatnya pedestrian atau ruang pejalan kaki, perubahan fungsi taman hijau, atau telah menjadi tempat mangkal aktivitas tertentu yang mengganggu kenyamanan warga kota lain untuk menikmatinya.

Tak heran sekarang banyak ruang komersial seperti mal dipenuhi warga kota walau hanya sekadar jalan-jalan dan cuci mata. Walaupun pertumbuhan jumlah mal atau trade center sudah dirasa sampai titik jenuh, tetapi ternyata tetap saja dipenuhi pengunjung. Salah satu pendorong hal ini adalah karena minimnya ruang bagi warga kota sekadar untuk melepas kepenatan dari kesemrawutan suasana jalan kota . (lebih…)

Read Full Post »

RUANG PUBLIK

Sohib Muda, ruang publik dalam definisinya yang paling sederhana adalah sebuah tempat di mana orang boleh secara bebas datang dan pergi. Banyak definisi yang lebih rumit, tapi mencoba membatasi pengertiannya dengan sederhana. Jan Gehl, dalam Sukawi (2006) ruang publik memiliki tiga fungsi yaitu sebagai tempat bertemu, berdagang, dan lalu lintas. Berdasarkan ketiga fungsi ruang publik itu, Jan Gehl kemudian membuat klasifikasi kota menjadi empat kategori. Pertama adalah kota tradisional, di mana ketiga fungsi ruang publik masih hidup secara bersamaan. (lebih…)

Read Full Post »

Sebelum menginjak pada definisi perubahan iklim maka perlu diketahui istilah pemanasan global. Pemanasan global adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer. Menurut Budianto (2000:195) dalam Rajaguguk, E dan Ridwan K (2001) perubahan iklim global sebagai peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas yaitu sinar infra merah yang dipancarkan oleh bumi.

Sedangkan IPCC (2001) menyatakan bahwa climate change refers to a statistically significant variation in either the mean state of the climate or in its variability, persisting for an extended period (typically decades or longer). Selain itu diperjelas juga bahwa climate change may be due to natural internal processes or external forcings , or to persistent anthropogenic changes in the composition of the atmosphere or in land use. (lebih…)

Read Full Post »

OBAMA DAN PROTOKOL KYOTO

obama3Dari tahun ke tahun sobat muda, iklim dibelahan dunia semakin tidak dapat diprediksi. Hal ini disebabkan karena polusi udara terutama gas karbon yang sedemikian parah. Untuk mengurangi akibat dari perubahan iklim tersebut dibuat kerangka hukum internasional yaitu Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (United Nations Framework of Climate Change Convention-UNFCCC) mulai dilaksanakan yang kemudian berhasil ditandatangani di tahun 1992 dan berlaku penuh (enter into force) di tahun 1995. Walaupun konvensi perubahan iklim telah berlaku namun belum cukup memadai untuk mencapai tujuan-tujuan serta tindakan yang nyata dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Maka di tahun 1997 telah berhasil ditandatangani Protokol Kyoto yang merupakan tindak lanjut pelaksanaan UNFCCC.

Ternyata Protokol Kyoto 1997 mengalami suatu proses yang rumit dalam upaya mencapai enter into force. Amerika Serikat dan Australia merupakan dua negara yang ternyata sangat menentang diterapkannya protokol ini yang berakibat beberapa negara mulai ragu untuk meratifikasi protokol ini. (lebih…)

Read Full Post »

Tidak adanya taman kota yang memadai untuk beraktivitas menyebabkan banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas umum tidak pada tempatnya. Sering kita jumpai anak-anak bermain sepakbola di jalanan yang dapat mengganggu pemakai jalan. Pemerintah lebih mengutamakan pembangunan mal-mal, hotel, dan semacamnya hanya untuk keuntungan belaka tanpa memikirkan nilai-nilai sosial yang lebih penting. Namun, pembangunan taman kota perlu disertai dengan peraturan guna menghindari para PKL dan tunawisma mengotori dan mengganggu kenyamanan dan keindahan taman kota.
Untuk meningkatkan kualitas udara Kota Semarang yang semakin panas, beberapa hal yang penting untuk dilakukan adalah menghidupkan kembali /revitalisasi sarana kota yang terbengkelai, seperti pada bantaran sungai, tepian jalur kereta api, ruang ruang terbuka lainya yang terbuang (the lost space), ruang ruang luar yang merupakan transisi dari elemen kota yang satu ke yang lainya dengan upaya penghijauan yang semaksimal mungkin. Pohon-pohon di sepanjang jalan yang ditebang akibat korban pelebaran jalan dengan dalih untuk mengatasi kemacetan juga harus diganti. Kota Semarang memerlukan banyak taman kota untuk membantu menurunkan suhu lingkungan. (lebih…)

Read Full Post »

Tiga jam terakhir pelajaran hari ini saya ngendon di laboratorium computer. Walaupun dengan dua AC yang terpasang, udara masih terasa panas apalagi di luar ruangan panas udara sangat menyengat. Hal ini kata guru saya disebabkan karena naiknya suhu bumi secara global atau lebih dikenal dengan istilah pemanasan global (global warming). Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. (www.wikipedia.org).

Sohib Muda, cara ngatasi suhu bumi yang panas dapat kita lakukan dengan cara :

  1. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »