<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ASTRIANI&#039;s BLOG</title>
	<atom:link href="http://astriani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://astriani.wordpress.com</link>
	<description>Pengabdianku untuk Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2009 02:05:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='astriani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5d4408b30a5532e72666c92249f360f3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ASTRIANI&#039;s BLOG</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>SEPINYA MUSEUM CERMIN LUNTURNYA PATRIOTISME</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/24/sepinya-museum-cermin-lunturnya-patriotisme/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/24/sepinya-museum-cermin-lunturnya-patriotisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 02:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[indikator patriotisme]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[patriotisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[Benar kata Bung Karno bahwa bangsa ini akan berjaya jika mengenang masa lalu dan menatap masa depan. Ingat ucapan Bapak Presiden kita pertama &#8220;jangan sekali-kali meninggalkan sejarah&#8221; atau dikenal dengan istilah &#8220;Jasmerah&#8221;.
Bicara sejarah kita maka kita bicara peninggalan sejarah itu yang berupa museum. Kota Semarang tempat tinggal saya selama ini memiliki banyak museum antara lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=473&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Benar kata Bung Karno bahwa bangsa ini akan berjaya jika mengenang masa lalu dan menatap masa depan. Ingat ucapan Bapak Presiden kita pertama &#8220;jangan sekali-kali meninggalkan sejarah&#8221; atau dikenal dengan istilah &#8220;Jasmerah&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Bicara sejarah kita maka kita bicara peninggalan sejarah itu yang berupa museum. Kota Semarang tempat tinggal saya selama ini memiliki banyak museum antara lain Museum Mandala Bhakti, Museum Ronggowarsito, dan yang paling dikenal adalah Lawang Sewu yang berada di bundaran Tugu Muda.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-full wp-image-475" style="border:2px solid black;margin:2px;" title="1" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/11.jpg?w=137&#038;h=91" alt="1" width="137" height="91" />Tulisan ini mencoba memberi nuansa kepada pembaca setia blog saya (wah sombongnya &#8230;.) tentang keberadaan museum-museum tersebut dan akan saya kaitkan dengan semangat patriotisme. Saya mulai dari Museum Mandala Bhakti. Museum ini berisi benda-benda peninggalan jaman perang kemerdekaan baik berupa kendaraan perang, persenjataan dan foto-foto gedung pada jaman dulu. Mari kita lihat lebih dekat, museum yang berada di depan Lawang Sewu ini ibarat bangunan yang sudah renta dan tidak menarik lagi. Ramainya lalu lintas kawasan Tugu Muda tidak dapat menarik animo masyarakat untuk melihat dalamnya museum.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-474" style="border:2px solid black;margin:2px;" title="index" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/index.jpg?w=104&#038;h=78" alt="index" width="104" height="78" />Melanjutkan jalan-jalan saya adalah bangunan di depan museum Mandala Bhakti yaitu Lawang Sewu. Kondisinya tidak jauh berbeda. Bangunan yang terkenal karena Peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang ini tak ubahnya seperti Kastil yang menyeramkan, sehingga tidak heran jika tempat ini menjadi Uji Nyali terhadap makhluk ghaib yang sempat di tayangkan sebuah TV swasta.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-476" style="border:2px solid black;margin:2px;" title="3" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/31.jpg?w=137&#038;h=103" alt="3" width="137" height="103" />Bergerak ke barat saya singgah di bundaran Kali Banteng. Kali ini saya berkunjung ke Museum Ronggowarsito. Kondisi museum ini jauh lebih baik dibanding dua tempat sebelumnya, tetapi bagusnya bangunan juga tidak dapat menarik animo pengunjung. Sungguh ironis.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembaca yang setia, inilah kondisi real museum di kota Semarang, mungkin juga di kota-kota lain. Apakah ini pertanda patriotisme masyarakat kita sudah mulai memudar ? Mari kita wacanakan !</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber foto :</p>
<ul>
<li>http://sannywannatell.wordpress.com/galeri-pameran/</li>
<li><cite>www.mesias.8k.com</cite></li>
<li><cite></cite><cite>www.semarangan.net</cite></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/473/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/473/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/473/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/473/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/473/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/473/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/473/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/473/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/473/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/473/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=473&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/24/sepinya-museum-cermin-lunturnya-patriotisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/index.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">index</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PATRIOTISME PELAJAR DI UJUNG TANDUK</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/patriotisme-pelajar-di-ujung-tanduk/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/patriotisme-pelajar-di-ujung-tanduk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 19:34:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[kadar patriotisme pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[patriotisme pelajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Hari itu saya mendengar celetuk seorang teman pada waktu pelajaran sejarah. Dia berkata apakah guna kita capai capai belajar sejarah masa lalu, toh sekarang sudah jaman modern, bukan lagi jaman Belanda. Suatu celutukan yang menggugah insting saya untuk mendapatkan data lebih luas berkaitan dengan pelajaran sejarah.
Begitu bel istirahat berdentang segera saya beraksi untuk menyebarkan pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=469&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-470" style="border:3px solid black;margin:3px;" title="picture-0041" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/picture-0041.jpg?w=128&#038;h=96" alt="picture-0041" width="128" height="96" />Hari itu saya mendengar celetuk seorang teman pada waktu pelajaran sejarah. Dia berkata apakah guna kita capai capai belajar sejarah masa lalu, toh sekarang sudah jaman modern, bukan lagi jaman Belanda. Suatu celutukan yang menggugah insting saya untuk mendapatkan data lebih luas berkaitan dengan pelajaran sejarah.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu bel istirahat berdentang segera saya beraksi untuk menyebarkan pertanyaan kepada temen-temen satu kelas.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Pertanyaan pertama, apakah anda tertarik dengan pelajaran sejarah ? dan</li>
<li>pertanyaan kedua mengapa anda tertarik/tidak tertarik pelajaran sejarah?</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Saya meminta temen untuk menjawab pada sobekan kertas yang telah aku buat. Dan inilah hasilnya : 100 % anak menyatakan tidak suka pelajaran sejarah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedan gkan alasan yang dikemukakan bermacam-macam antara lain :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>50 % karena gurunya tidak menarik</li>
<li>15 % karena hafalan melulu</li>
<li>12 % karena bukan pelajaran yang di UN kan</li>
<li>10 % karena dari dulu memang tidak suka pelajaran sejarah</li>
<li>8 % karena buat apa belajar sejarah</li>
<li>5 % karena tidak menjawab</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil poling tersebut dapat menggambarkan jiwa patriotisme di kalangan pelajar karena belajar sejarah bertujuan untuk memupuk semangat patriotisme. Sehingga tidak salah jika saya mengatakan patriotisme pelajar sekarang ini berada di ujung tanduk. Setuju ?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/469/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/469/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/469/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=469&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/patriotisme-pelajar-di-ujung-tanduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/picture-0041.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">picture-0041</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DEFINISI PATRIOTISME</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/definisi-patriotisme/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/definisi-patriotisme/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 19:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[definisi patriotisme]]></category>
		<category><![CDATA[patriot]]></category>
		<category><![CDATA[pidato sukarno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[Patriotisme berasal dari kata Patriot, yang artinya adalah: pecinta dan	 pembela tanah air. Sedangkan Patriotisme maksudnya adalah semangat cinta tanah	 air. Pengertian Patriotisme adalah sikap Untuk selalu mencintai atau membela	 tanah air, seorang pejuang sejati, pejuang bangsa yang mempunyai semangat,	 sikap dan perilaku cinta tanah air, dimana ia sudi mengorbankan segala-galanya	 bahkan jiwa sekalipun demi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=466&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Patriotisme berasal dari kata Patriot, yang artinya adalah: pecinta dan	 pembela tanah air. Sedangkan Patriotisme maksudnya adalah semangat cinta tanah	 air. Pengertian Patriotisme adalah sikap Untuk selalu mencintai atau membela	 tanah air, seorang pejuang sejati, pejuang bangsa yang mempunyai semangat,	 sikap dan perilaku cinta tanah air, dimana ia sudi mengorbankan segala-galanya	 bahkan jiwa sekalipun demi kemajuan, kejayaan dan kemakmuran tanah air.	 Untuk memahami arti patriotisme, Coba kita cermati nukilan naskah pidato Bung Karno pada peringatan	 hari proklamasi 17 Agustus 1951 berikut ini : <em></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;&#8230;. Saudara-saudara &#8230; hal `kemakmuran&#8217; dan `keadilan sosial&#8217; ini cita  cita kita bukan cita-cita yang kecil. Manakala Revolusi Perancis, misalnya,	 adalah revolusi untuk membuka pintu buat kapitalisme dan imperialisme,	 maka revolusi kita adalah justru untuk menjauhi kapitalisme dan imperialisme.	 Tetapi seperti sudah puluhan, ratusan kali saya katakan: Revolusi bukan	 sekedar kejadian sehari bukan sekedar satu evenement; revolusi adalah suatu proses, suatu proses destruktif dan konstruktif yang gegap-gempitanya	 kadang-kadang memakan waktu puluhan tahun. Proses destruktif kita boleh	 dikatakan sudah selesai, proses konstruktif kita, sekarang baru mulai. Dan	 ketahuilah, proses konstruktif ini memakan banyak waktu dan banyak	 pekerjaan.	 Ya, banyak pekerjaan! Banyak pemerasan tenaga dan pembantingan	 tulang! Banyak keringat! Adakah di dalam sejarah tercatat suatu bangsa	 menjadi bangsa yang besar dan makmur zonder (tanpa) banyak mencucurkan	 keringat?	 Tempo hari saya membaca tulisan seorang bangsa asing yang	 mengatakan bahwa &#8220;mempelajari sejarah adalah tiada guna.&#8221; &#8220;History is	 bunk&#8221;, demikian katanya. Tetapi saya berkata: justru dari menelaah sejarah	 itulah kita dapat menemukan beberapa hukum pasti yang menguasai kehidupan bangsa-bangsa. Salah satu daripada hukum-hukum itu ialah tidak	 ada kebesaran dan kemakmuran yang jatuh begitu saja dari langit. Hanya	 bangsa yang mau bekerjalah menjadi bangsa yang makmur. Hukum ini berlaku buat segala zaman, buat segala tempat, buat segala warna kulit, buat	 segala agama atau ideologi. Ideologi yang mengatakan bahwa bisa datang kemakmuran zonder kerja adalah ideologi yang bohong!</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></em> Bila kita mempunyai jiwa rela berkorban demi tanah air dan bangsa, bangga sebagai bangsa Indonesia dan menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi berarti dalam dada kita  telah tertanam patriotisme.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/466/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/466/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/466/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=466&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/definisi-patriotisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUTUR KATAMU CERMINAN JIWA NASIONALISME</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/20/tutur-katamu-cerminan-jiwa-nasionalisme/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/20/tutur-katamu-cerminan-jiwa-nasionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 07:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seri Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya mendengar perbincangan antar laborat di sekolah saya dengan salah satu siswa. Bukan niat hati untuk menguping namun volume bicara mereka terlalu besar sehingga wajar saja jika saya dan teman-teman yang kebetulan berada di situ mendengar pembicaraan mereka.Mereka berbicara dalam bahasa inggris, awalnya saya agak kesulitan memahaminya. Namun lama kelamaan saya mengerti inti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=460&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Hari ini saya mendengar perbincangan antar laborat di sekolah saya dengan salah satu siswa. Bukan niat hati untuk menguping namun volume bicara mereka terlalu besar sehingga wajar saja jika saya dan teman-teman yang kebetulan berada di situ mendengar pembicaraan mereka.Mereka berbicara dalam bahasa inggris, awalnya saya agak kesulitan memahaminya. Namun lama kelamaan saya mengerti inti dari pembicaraan mereka. Laborat itu meminta pada siswa untuk menggunakan bahasa inggris setiap kali berbicara dengannya. Sang siswa menolak, ia beralasan bahwa ia belum lancar berbahasa inggis. Si laborat tetap kukuh, siswa itu harus menggunakan bahasa inggris setiap kali berbicara dengannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-460"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pembicaraan itu membuatku berpikir, sebenarnya baik <em>nggak sih</em> berbicara menggunakan bahasa asing di negara sendiri ? Lantas siapa yang akan menggunakan bahasa kita (bahasa Indonesia) ? Orang asing ? Saya tersenyum sinis di tengah lamunan saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bayangkan, di saat kita menyerukan nasionalisme, ada beberapa pihak yang dengan bangga mencetuskan untuk menggunakan bahasa inggris dalam pergaulan sehari-hari. Memang kita diharapkan bisa menguasai beberapa bahasa khususnya bahasa asing. Tetapi bukan berarti kita harus menggunakan bahasa asing di negara sendiri. Inilah yang menjadi hambatan bangsa kita. Bagaimana kita bisa maju jika kita terus-terusan memuja (menggunakan) produk asing ?</p>
<p style="text-align:justify;">Harusnya kita bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari. Ada saatnya kita menggunakan bahasa asing namun, ada waktunya sendiri. Misal : saat kita pergi ke salah satu objek wisata lalu kita bertemu dengan orang asing. Ia meminta kita untuk menjelaskan tentang objek wisata tersebut. Jelas kita harus menggunakan bahasa inggris. Karena orang asing tersebut pastinya tidak bisa berbahasa Indonesia. Dan masih banyak contoh situasi yang pas saat kita menggunakan bahasa asing.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, tutur ucapan juga mempengaruhi kemajuan bangsa kita. Jangan sampai kita asyik dengan bahasa asing lalu orang asing mencuri bahasa kita. Kalau sampai itu terjadi, maka PENJAJAHAN terhadap bangsa Indonesia telah dimulai kembali. Tentunya kita tidak menginginkan hal tersebut, kan?</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian tulisan saya, semoga bisa menjadi motivasi untuk semua warga Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/460/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/460/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/460/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=460&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/20/tutur-katamu-cerminan-jiwa-nasionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APA YANG DIINGAT DENGAN HARI PAHLAWAN ?</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/apa-yang-diingat-dengan-hari-pahlawan/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/apa-yang-diingat-dengan-hari-pahlawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 16:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[bung tomo]]></category>
		<category><![CDATA[hari pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[mallaby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya keranjingan untuk memberi poling pada temen-temen saya. Setelah poling kapan hari pahlawan ? kali ini saya melanjutkan dengan satu pertanyaan &#8220;Apa yang paling diingat dengan hari pahlawan ?&#8221; Kalau ada yang bertanya bagaimana cara polingnya, maka akan saya jawab dengan bahasa sederhana bahwa poling ini tanpa metode baku. Saya hanya bertanya kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=456&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Kali ini saya keranjingan untuk memberi poling pada temen-temen saya. Setelah poling kapan hari pahlawan ? kali ini saya melanjutkan dengan satu pertanyaan &#8220;Apa yang paling diingat dengan hari pahlawan ?&#8221; Kalau ada yang bertanya bagaimana cara polingnya, maka akan saya jawab dengan bahasa sederhana bahwa poling ini tanpa metode baku. Saya hanya bertanya kepada temen satu persatu dan saya tulis hasilnya juga satu persatu disela-sela waktu belajar. Untuk poling edisi ini, tertera hasil berikut :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Bung Tomo dijawab oleh 10 orang</li>
<li>Perang di Surabaya dijawab oleh 4 orang</li>
<li>Tewasnya Mallaby dijawab oleh 2 orang</li>
<li>Tidak tahu dijawab oleh 4 orang</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Inilah hasil poling, semoga ada manfaatnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/456/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/456/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/456/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=456&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/apa-yang-diingat-dengan-hari-pahlawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAPAN HARI PAHLAWAN ?</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/kapan-hari-pahlawan/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/kapan-hari-pahlawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 16:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[hari pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[kapan hari pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan saya pada postingan terdahulu dengan judul Sudahkah Kita Seorang Nasionalis ? mendapat respon yang positif dari pembaca. Oleh karena itu semangat saya bertambah untuk terus menulis. Kali ini tulisan saya tentang hari pahlawan, salah satu hari nasional yang terus diperingati setiap tahun. Saya coba mengungkap daya ingat anak muda yang masih duduk di bangku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=453&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Tulisan saya pada postingan terdahulu dengan judul Sudahkah Kita Seorang Nasionalis ? mendapat respon yang positif dari pembaca. Oleh karena itu semangat saya bertambah untuk terus menulis. Kali ini tulisan saya tentang hari pahlawan, salah satu hari nasional yang terus diperingati setiap tahun. Saya coba mengungkap daya ingat anak muda yang masih duduk di bangku sekolah menengah tentang hari pahlawan. Untuk itu saya memberikan satu pertanyaan kepada temen-temen saya berjumlah 20 orang dengan satu pertanyaan &#8220;Kapan Hari Pahlawan Nasional diperingati ?. Inilah hasilnya :</p>
<ol>
<li>Yang menjawab tanggal 10 Nopember ada 17 orang</li>
<li>Yang menjawab tanggal 10 Oktober ada 1 orang</li>
<li>Yang menjawab tanggal 1 Nopember ada 1 orang</li>
<li>Yang menjawab tidak tahu ada 1 orang.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Dari gambaran poling tersebut terlihat bahwa temen-temen saya masih ingat kapan hari pahlawan walaupun tidak semua. Semoga ini terus dipelihara jangan sampai anak muda tidak lagi tahun kapan hari pahlawan, Amin.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=453&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/18/kapan-hari-pahlawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUDAHKAH KITA SEORANG NASIONALIS ?</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/sudahkah-kita-seorang-nasionalis/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/sudahkah-kita-seorang-nasionalis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 16:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[materi]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[dijajah di negeri sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[sudahkah kita merdeka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Judul di atas mungkin akan menimbulkan berbagai macam pertanyaan.  Dan itu memang keinginan saya karena kita akan berdiskusi mengenai arti sebuah rasa nasionalisme yang dulu begitu melekat di dada para pahlawan pendahulu kita. Pesan luhur para pahlawan untuk melawan para penjajah negeri ini, baik Portugis, Belanda, Inggris, maupun Jepang. Mengawali tulisan ini adalah kalimat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=445&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-446" style="border:3px solid black;margin:3px;" title="1" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="1" width="150" height="112" />Judul di atas mungkin akan menimbulkan berbagai macam pertanyaan.  Dan itu memang keinginan saya karena kita akan berdiskusi mengenai arti sebuah rasa nasionalisme yang dulu begitu melekat di dada para pahlawan pendahulu kita. Pesan luhur para pahlawan untuk melawan para penjajah negeri ini, baik Portugis, Belanda, Inggris, maupun Jepang. Mengawali tulisan ini adalah kalimat Bung Karno yang saya cuplik dari buku di Bawah Bendera Revolusi seperti berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia ke arah kebebasan dan kemerdekaan, jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia menjadi tuan di atas dirinya sendiri, maka pertama-tama kita harus membangun-bangunkan dan membangkit-bangkitkan dalam hati sanubari rakyat Indonesia itu ia punya roh dan semangat menjadi roh merdeka dan semangat merdeka yang sekeras-kerasnya, yang harus pula kita hidup-hidupkan menjadi api kemauan merdeka yang sehidup-hidupnya !</em></p>
<p style="text-align:justify;">Saya mulai mengamati temen-temen di sekolah, bertanya kepada mereka dengan satu kalimat Apakah kamu mempunyai rasa nasionalisme ? <span id="more-445"></span>Semua teman saya menjawab punya rasa itu. Tetapi kita coba telusuri, mulai dari kebiasaan mereka makan, sudah biasa mereka makan “fast-food” McDonalds dan meneguk Coca Cola, dua simbol Amerika yang mendunia lebih dahulu. Betapa bangga-nya temen-temen memakai hp dengan nomor indosat, Axis, XL, dan 3. Padahal nomor-nomor itu adalah milik orang asing. Menurut Robert Adhi Kusuma Putra dalam tulisannya berjudul &#8220;Dijajah di negeri sendiri&#8221; (http://adhikusumaputra.kompasiana.com) mengatakan : Perusahaan operator seluler  Indosat memiliki 24,5 juta pelanggan (data tahun 2007). Pada akhir tahun 2002, Pemerintah Indonesia menjual 41,94 persen ke Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd. Pada Juni 2008, saham Indosat dibeli seluruhnya Qatar Telecom (Qtel).  ST Telemedia dan QTel sebelumnya pada tahun 2007 telah membentuk aliansi strategis untuk memperluas ekspansi di kawasan Asia Pasifik.</p>
<p style="text-align:justify;">Qatar Telecom yang kini hadir di 17 negara, punya obsesi masuk daftar 20 perusahaan telekomunikasi top dunia pada tahun 2020. Qtel menguasai saham operator seluler Nawras di Oman. Pada Maret 2007, Qtel mengakuisisi 51 persen saham Wataniya Telecom dari Kuwait Projects Company Holding. Wataniya, operator seluler ini juga beroperasi di Tunisia, Aljazair, Irak, Arab Saudi, Maldives, dan Palestina. Saat ini Qtel dipimpin Sheikh Abdullah bin Mohammed bin Saud Al Thani yang berlatar belakang pendidikan penerbang militer.</p>
<p style="text-align:justify;">Operator seluler XL yang mulai beroperasi tahun 1996, kini memiliki sekitar 10,2 juta pelanggan. Sebagian besar sahamnya dikuasai TM International Berhad melalui Indocel Holding Sdn Bhd (83,8 persen), dan Emirates Telecommunications Corporation (Etisalat) melalui Etisalat International Indonesia (16 persen).</p>
<p style="text-align:justify;">TM International Berhad adalah brand global Telekom Malaysia Berhad yang menguasai sebagian besar saham sejumlah perusahaan operator seluler di Indonesia (XL), Pakistan (Multinet), Singapura (MobileOne), Sri Lanka (DialogTelekom), Bangladesh (Aktel), Iran (MTCE), Kamboja (Hello), India (Spice Telekom), dan Malaysia (Celcom).</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara Etisalat adalah perusahaan telekomunikasi Uni Emirat Arab, yang menancapkan pengaruhnya di Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Dari Afghanistan, Benin, Burkina Faso, Republik Afrika Tengah, Gabon, India, Indonesia, Ivory Coast, Mesir, Nigeria, Arab Saudi, Sudan, Tanzania, Togo, sampai Pakistan.</p>
<p style="text-align:justify;">Menutup tulisan ini saya mencoba memberikan sebuah renungan bahwa untuk menjadi bangsa yang besar maka kita harus mandiri dengan cara bangga pada produk dalam negeri. Kita harus satu kata satu perbuatan. Jadi sudahkan kita menjadi seorang nasionalis ?</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=445&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/sudahkah-kita-seorang-nasionalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KI HAJAR DEWANTARA</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/ki-hajar-dewantara/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/ki-hajar-dewantara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 07:06:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bapak Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Hajar Dewantara]]></category>
		<category><![CDATA[Seri Pahlawan Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[Pendiri Taman Siswa ini adalah Bapak Pendidikan Nasional. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ajarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan). Ia meninggal dunia di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=439&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignright size-full wp-image-441" style="border:5px solid black;margin:5px;" title="2" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/2.jpeg?w=99&#038;h=107" alt="2" width="99" height="107" />Pendiri Taman Siswa ini adalah Bapak Pendidikan Nasional. Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Ajarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan). Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 28 April 1959 dan dimakamkan di sana.<br />
Terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 40 tahun menurut hitungan Tahun Caka, berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.Soewardi berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan wartawan di beberapa surat kabar antara lain Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya komunikatif dan tajam dengan semangat antikolonial.<span id="more-439"></span><br />
Selain ulet sebagai seorang wartawan muda, ia juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Sejak berdirinya Boedi Oetomo (BO) tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda untuk menyosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia (terutama Jawa) pada waktu itu mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kongres pertama BO di Yogyakarta juga diorganisasi olehnya.<br />
Soewardi muda juga menjadi anggota organisasi Insulinde, suatu organisasi multietnik yang didominasi kaum Indo yang memperjuangkan pemerintahan sendiri di Hindia Belanda, atas pengaruh Ernest Douwes Dekker (DD). Ketika kemudian DD mendirikan Indische Partij, Soewardi diajaknya pula.<br />
Sewaktu pemerintah Hindia Belanda berniat mengumpulkan sumbangan dari warga, termasuk pribumi, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis pada tahun 1913, timbul reaksi kritis dari kalangan nasionalis, termasuk Soewardi. Ia kemudian menulis &#8220;Een voor Allen maar Ook Allen voor Een&#8221; atau &#8220;Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga&#8221;. Namun kolom KHD yang paling terkenal adalah &#8220;Seandainya Aku Seorang Belanda&#8221; (judul asli: &#8220;Als ik eens Nederlander was&#8221;), dimuat dalam surat kabar De Expres pimpinan DD, tahun 1913. Isi artikel ini terasa pedas sekali di kalangan pejabat Hindia Belanda. Kutipan tulisan tersebut antara lain sebagai berikut.<br />
&#8220;Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Ide untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. Ayo teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku ialah kenyataan bahwa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikit pun baginya&#8221;.<br />
Beberapa pejabat Belanda menyangsikan tulisan ini asli dibuat oleh Soewardi sendiri karena gaya bahasanya yang berbeda dari tulisan-tulisannya sebelum ini. Kalaupun benar ia yang menulis, mereka menganggap DD berperan dalam memanas-manasi Soewardi untuk menulis dengan gaya demikian.<br />
Akibat tulisan ini ia ditangkap atas persetujuan Gubernur Jenderal Idenburg dan akan diasingkan ke Pulau Bangka (atas permintaan sendiri). Namun demikian kedua rekannya, DD dan Tjipto Mangoenkoesoemo, memprotes dan akhirnya mereka bertiga diasingkan ke Belanda (1913). Ketiga tokoh ini dikenal sebagai &#8220;Tiga Serangkai&#8221;. Soewardi kala itu baru berusia 24 tahun.<br />
Dalam pengasingan di Belanda, Soewardi aktif dalam organisasi para pelajar asal Indonesia, Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia).<br />
Di sinilah ia kemudian merintis cita-citanya memajukan kaum pribumi dengan belajar ilmu pendidikan hingga memperoleh Europeesche Akte, suatu ijazah pendidikan yang bergengsi yang kelak menjadi pijakan dalam mendirikan lembaga pendidikan yang didirikannya. Dalam studinya ini Soewardi terpikat pada ide-ide sejumlah tokoh pendidikan Barat, seperti Froebel dan Montessori, serta pergerakan pendidikan India, Santiniketan, oleh keluarga Tagore. Pengaruh-pengaruh inilah yang mendasarinya dalam mengembangkan sistem pendidikannya sendiri.<br />
Soewardi kembali ke Indonesia pada bulan September 1919. Segera kemudian ia bergabung dalam sekolah binaan saudaranya. Pengalaman mengajar ini kemudian digunakannya untuk mengembangkan konsep mengajar bagi sekolah yang ia dirikan pada tanggal 3 Juli 1922: Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Saat ia genap berusia 40 tahun menurut hitungan penanggalan Jawa, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun jiwa.<br />
Semboyan dalam sistem pendidikan yang dipakainya kini sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia. Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. (&#8220;di depan menjadi teladan, di tengah membangun semangat, dari belakang mendukung&#8221;). Semboyan ini masih tetap dipakai dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia, terlebih di sekolah-sekolah Perguruan Tamansiswa.<br />
Dalam kabinet pertama Republik Indonesia, KHD diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia (posnya disebut sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) yang pertama. Pada tahun 1957 ia mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari universitas tertua Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan umum, ia dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959).<br />
Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 26 April 1959.</p>
<p style="text-align:justify;">(Disusun dari berbagai sumber).<br />
Sumber foto : <cite>swaramuslim.net</cite></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/439/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/439/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/439/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=439&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/ki-hajar-dewantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/2.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PANGERAN DIPONEGORO</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/pangeran-diponegoro/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/pangeran-diponegoro/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 07:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Diponegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Diponegoro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Diponegoro adalah putra sulung Hamengkubuwana III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo.
Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=434&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-435" style="border:5px solid black;margin:5px;" title="1" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/1.jpeg?w=103&#038;h=129" alt="1" width="103" height="129" />Diponegoro adalah putra sulung Hamengkubuwana III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo.<br />
Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan Hamengkubuwana III untuk mengangkatnya menjadi raja. Ia menolak mengingat ibunya bukanlah permaisuri. Mempunyai 3 orang istri, yaitu: Bendara Raden Ayu Antawirya, Raden Ayu Ratnaningsih, &amp; Raden Ayu Ratnaningrum.</p>
<p style="text-align:justify;">Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan merakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut putrinya, permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi Hamengkubuwana V yang baru berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. Cara perwalian seperti itu tidak disetujui Diponegoro.<span id="more-434"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Saat itu, beliau memang sudah muak dengan kelakuan Belanda yang tidak menghargai adat istiadat setempat dan sangat mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.<br />
Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat &#8220;perang sabil&#8221; yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong.<br />
Selama perang ini kerugian pihak Belanda tidak kurang dari 15.000 tentara dan 20 juta gulden.<br />
Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan sayembara pun dipergunakan. Hadiah 50.000 Gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro.  Karena berbagai cara yang dilakukan oleh Belanda tidak pernah berhasil,          maka permainan licik dan kotor pun dilakukan. Diponegoro diundang ke          Magelang untuk berunding, dengan jaminan kalau tidak ada pun kesepakatan,          Diponegoro boleh kembali ke tempatnya dengan aman. Diponegoro yang jujur          dan berhati bersih, percaya atas niat baik yang diusulkan Belanda          tersebut. Apa lacur, undangan perundingan tersebut rupanya sudah menjadi          rencana busuk untuk menangkap pangeran ini. Dalam perundingan di          Magelang tanggal 28 Maret 1830, beliau ditangkap dan dibuang ke Menado          yang dikemudian hari dipindahkan lagi ke Ujungpandang.<br />
Setelah kurang lebih 25 tahun ditahan di Benteng Rotterdam, Ujungpandang,          akhirnya pada tanggal 8 Januari 1855 beliau meninggal. Jenazahnya pun          dimakamkan di sana. Beliau wafat sebagai pahlawan bangsa yang tidak          pernah mau menyerah pada kejaliman manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">(Disusun dari berbagai sumber).<br />
Sumber foto : www.kaskus.us</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/434/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/434/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/434/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=434&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/17/pangeran-diponegoro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEBUAH RENUNGAN</title>
		<link>http://astriani.wordpress.com/2009/10/15/sebuah-renungan/</link>
		<comments>http://astriani.wordpress.com/2009/10/15/sebuah-renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 07:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>astriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seri Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://astriani.wordpress.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan saya terdahulu kali ini saya mencuplik pesan dari Bung Karno yang saya ambil dari buku Dibawah Bendera Revolusi. Sebuah pesan yang bermakna sangat dalam tentang harga diri bangsa ini.
&#8220;Jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia ke arah kebebasan dan kemerdekaan,
jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia menjadi tuan di atas dirinya sendiri,
maka pertama-tama kita harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=418&subd=astriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-432" style="border:3px solid black;margin:3px;" title="images" src="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/images1.jpeg?w=133&#038;h=90" alt="images" width="133" height="90" />Melanjutkan tulisan saya terdahulu kali ini saya mencuplik pesan dari Bung Karno yang saya ambil dari buku Dibawah Bendera Revolusi. Sebuah pesan yang bermakna sangat dalam tentang harga diri bangsa ini.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia ke arah kebebasan dan kemerdekaan,<br />
jikalau kita ingin mendidik rakyat Indonesia menjadi tuan di atas dirinya sendiri,<br />
maka pertama-tama kita harus membangun-bangunkan dan membangkit-bangkitkan dalam hati sanubari rakyat Indonesia itu<br />
ia punya roh dan semangat menjadi roh merdeka dan semangat merdeka yang sekeras-kerasnya,<br />
yang harus pula kita hidup-hidupkan menjadi api kemauan merdeka yang sehidup-hidupnya !&#8221;<br />
(Soekarno : Di Bawah Bendera Revolusi&#8221;)</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber foto : <cite>petisikotbah.wordpress.com</cite></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/astriani.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/astriani.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/astriani.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/astriani.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/astriani.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/astriani.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/astriani.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/astriani.wordpress.com/418/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/astriani.wordpress.com/418/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/astriani.wordpress.com/418/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=astriani.wordpress.com&blog=4291275&post=418&subd=astriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://astriani.wordpress.com/2009/10/15/sebuah-renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/24cbff1a40176f715406356636ff26f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">astriani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://astriani.files.wordpress.com/2009/10/images1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>