Judul artikel ini mungkin agak menggelitik. ‘Biasa’ vs ‘Luar Biasa’…Yep, kali ini saya akan membahas perbedaan antara orang yang sukses dengan orang yang tidak sukses ( G A G A L ). Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi yang sama untuk meraih kesuksesan. Hanya saja cara mereka menghandle masalah dan mengarungi kegagalan itulah yang membuat mereka memilih untuk menjadi orang yang tidak sukses.
Kebanyakan orang akan merasa terpuruk ketika mereka dihadapkan dengan sebuah kegagalan. Mereka ragu untuk mencoba peluang lain. Faktanya, 99% orang seperti itu adalah orang yang G A G A L. Wajar kalau seseorang akan merasa amat kecewa ketika usaha yang dilakukannya selama ini sia – sia. Namun bagaimana cara yang benar untuk menghadapinya ?
Kita perlu memanipulasi kehidupan kita. Ketika kita merasa kecewa, sebisa mungkin kita mengubah rasa kekecewaan itu menjadi sebuah semangat untuk berusaha lebih keras lagi. Ingatkah ketika dulu kita masih kecil ? Apakah setelah kita lahir kita langsung bisa berlari ? Tidak, kan ? Awalnya kita belajar merangkak, lalu kemudian mulai belajar berjalan. Bukan hanya sekali dua kali kita terjatuh tapi kita tetap berusaha walaupun itu terasa sakit dan lihat hasilnya sekarang. Bahkan ANDA bisa berlari sejauh mungkin. Hebat, kan ? Patutnya kita menyadari hal itu, sama halnya ketika kita memulai segala sesuatu. Jangan ragu untuk mencoba dan jangan takut salah. Orang yang LUAR BIASA akan tetap berusaha meskipun sudah seribu kali dia mengalami kegagalan.
Kenalkah Anda dengan tokoh Harland D. Sanders ?
Ya, beliau adalah pelopor ayam goreng kentucky yang sekarang disebut KFC. Sosok yang biasa dipanggil dengan sebutan Kolonel Sanders ini telah mengalami berbagai kegagalan. Bahkan bisa dibilang nasib malang merupakan teman setianya.
Harland D. Sanders lahir pada tahun 1890 di sebuah ladang yang berdekatan dengan Hendryville, Indiana. Lahir dari keluarga yang sederhana. Ayahnya meninggal sejak ia berumur enam tahun. Ibunya bekerja sebagai tukang jahit baju untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sanders sendiri harus menjaga adik – adiknya yang masih kecil dan sejak saat itulah ibunya mengajarkan seni masakan daerah.
Tak lama kemudian ibunya menikah lagi. Harland D.Sanders yang saat itu berusia 12 tahun sudah tak bersekolah lagi. Dia keluar rumah untuk mulai bekerja. Ia telah mencoba beberapa pekerjaan seperti bertani, penyelia pekerjaan landasan kereta api, kondektur, penjual asuransi, masinis, kapal uap. Dan akhirnya Harland D. Sanders membuka terminal layanan yang sukses dimana ia menyediakan masakan istimewa kepada para pelanggan – ayam goreng, semeja 6 orang. Namun pada tahun 1939 bisnisnya terpuruk dan nyaris bangkrut. Tanpa rasa putus asa, Sanders mendirikan sebuah restoran dan motel dengan gaya baru. Siapa pun yang ingin menggunakan telepon umum atau hendak pergiĀ ke toilet wanita harus melalui replika kamar motelnya yang terdapat di situ. Iklan ini berhasil mengembangkan bisnis motel. Namun ketika pendapatannya mulai bagus, cobaan kembali menerpanya. Ada jalan raya baru yang membuat pelanggan lebih suka melewati jalan baru itu sehingga tidak melewati motel Sanders. Tingkat hunian mulai merosot dan sanders terpaksa melelang semua bisnisnya. Hasilnya hanya cukup untuk membayar hutang. Tragis.
Meski Harland D. Sanders sudah berusia 66 tahun ketika itu, ia tidak mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan. Dengan hidup di bawah tanggungan dinas sosial, Sanders berencana mencari segmen pasar baru yang sesuai. Satu-satunya harta paling bernilai yang dimilikinya adalah resep rahasia yang di beri nama “ayam goreng kentucky”.
Menjelang tahun 1956, Sanders telah berhasil meyakinkan belasan restoran guna memasak dan menjual ayam goreng Kentucky ; dan memberinya US 4 sen sebagai royalti untuk setiap potong ayam goreng yang terjual. Gembira dengan kesuksesan yang di peroleh, Sanders lalu memuati mobil pikap model 1946 miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu dan sebuah periuk untuk ditawarkan kepada beberapa orang yang mau membeli waralaba resepnya. Menjelang tahun 1960, sebanyak 400 buah restoran di Amerika dan Kanada telah meyediakan ayam goreng Kentucky.
Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat jualan ayam goreng Kentucky telah meningkat menjadi 650 restoran dengan omset penjualan per tahun bernilai US$37 juta. Saat ini terdapat hampir 10.000 restoran ayam goreng kentucky di seluruh dunia dengan lebih dari 200.000 karyawan dan omset penjualan per tahun lebih dari US$8.2 milyar.
Nah, sekarang Anda tahu bagaimana Harland D. sanders yang pantang putus asa demi mendapat kesuksesan itu akhirnya telah berhasil mengalahkan rintangan yang tak henti menghantam kehidupannya. Kisah Harland D. Sanders ini dapat dijadikan contoh bahwa yang menjadikan kita sukses itu adalah diri kita sendiri. Bukan orang lain, bukan keadaan, atau apapun melainkan diri kita sendiri. Siap nggak kita menghadapi cobaan itu ? Berani nggak kita mengambil peluang itu ? Dan yang terpenting adalah siap atau tidaknya kita menerima kegagalan sebagai awal dari kesuksesan ?
Meski Harland D. Sanders sudah berusia 66 tahun ketika itu, ia tidak mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan. Dengan hidup di bawah tanggungan dinas sosial, Sanders berencana mencari segmen pasar baru yang sesuai. Satu-satunya harta paling bernilai yang dimilikinya adalah resep rahasia yang di beri nama “ayam goreng kentucky”.
Menjelang tahun 1956, Sanders telah berhasil meyakinkan belasan restoran guna memasak dan menjual ayam goreng Kentucky ; dan memberinya US 4 sen sebagai royalti untuk setiap potong ayam goreng yang terjual. Gembira dengan kesuksesan yang di peroleh, Sanders lalu memuati mobil pikap model 1946 miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu dan sebuah periuk untuk ditawarkan kepada beberapa orang yang mau membeli waralaba resepnya. Menjelang tahun 1960, sebanyak 400 buah restoran di Amerika dan Kanada telah meyediakan ayam goreng Kentucky.
Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat jualan ayam goreng Kentucky telah meningkat menjadi 650 restoran dengan omset penjualan per tahun bernilai US$37 juta. Saat ini terdapat hampir 10.000 restoran ayam goreng kentucky di seluruh dunia dengan lebih dari 200.000 karyawan dan omset penjualan per tahun lebih dari US$8.2 milyar.






info dan cerita yang menarik,, mampir ke blog baru ane y? sepi pengunjung ni n sepi komentar juga
sipp…
terima kasih…