Hari itu saya mendengar celetuk seorang teman pada waktu pelajaran sejarah. Dia berkata apakah guna kita capai capai belajar sejarah masa lalu, toh sekarang sudah jaman modern, bukan lagi jaman Belanda. Suatu celutukan yang menggugah insting saya untuk mendapatkan data lebih luas berkaitan dengan pelajaran sejarah.
Begitu bel istirahat berdentang segera saya beraksi untuk menyebarkan pertanyaan kepada temen-temen satu kelas.
- Pertanyaan pertama, apakah anda tertarik dengan pelajaran sejarah ? dan
- pertanyaan kedua mengapa anda tertarik/tidak tertarik pelajaran sejarah?
Saya meminta temen untuk menjawab pada sobekan kertas yang telah aku buat. Dan inilah hasilnya : 100 % anak menyatakan tidak suka pelajaran sejarah.
Sedan gkan alasan yang dikemukakan bermacam-macam antara lain :
- 50 % karena gurunya tidak menarik
- 15 % karena hafalan melulu
- 12 % karena bukan pelajaran yang di UN kan
- 10 % karena dari dulu memang tidak suka pelajaran sejarah
- 8 % karena buat apa belajar sejarah
- 5 % karena tidak menjawab
Dari hasil poling tersebut dapat menggambarkan jiwa patriotisme di kalangan pelajar karena belajar sejarah bertujuan untuk memupuk semangat patriotisme. Sehingga tidak salah jika saya mengatakan patriotisme pelajar sekarang ini berada di ujung tanduk. Setuju ?







wah se-7 sekaleeeeeeeeeeeeeee…..
tp sejarah bukan sekedar masalah patriotisme belaka, sejarah adalah cermin, baik – buruk yang telah terjadi. Sejarah adalah nostalgia dan kenangan pun sejarah adalah guru terbaik yang paling jujur tanpa ditutupi selubung ego. Sejarah adalah arahan kita melangkah kedepan.
saya justru sangat menyukai sejarah baik sejarah lokal, nasional maupun sejarah dunia…
yup, bener bgt…
terima kasih telah berkunjung…
Seratus persen anak tidak tertarik pelajaran sejarah. Tentu ada yang salah dalam PBM selama ini. Saya termasuk yang tidak menyukai “pelajaran” sejarah. Sejarahnya sendiri terlalu mengasyikkan untuk diikuti. Sering menjadi inspirasi.
tidak setuju. saya merasakan bahwa pelajaran sejarah di sekolah tidak menarik. namun saya tetap menyukai sejarah. jadi suka sejarah atau tidak, gak perlu bergantung pada sekolah. ya gak, he-he-he.
salam blogger.
masmpep.wordpress.com
ada blog sejarah bagus, bisa dikunjungi: http://anusapati.com/
ya, terima kasih masmpep sudah berkunjung…memang tidak harus bergantung pada sekolah. artikel di atas hanya sesuatu yang saya ambil dari lingkungan sekolah. . .
Saya pikir memang pelajaran sejarah di sekolah memang membosankan. Nah, apanya yang perlu diperbaiki ?
wah keren penelitiane, mungkin banyak metode sejarah yang mengasikkan untuk diajarkan kepada anak didik. pengalaman sarjana sejarah temanku, ngajarnya menggunakan kartu flash, kemudian dengan santai, alon-alon tapi kelakon serta mengasikkan. Sayang temanku belum bersedia menuliskannya. Mungkin dek Astri bisa bertanya sama om google kali ada yang mengupdate..
saya paling lemah dalam sejarah, tapi saya tidak hawatir karena zaman internet semua data sejarah terekam dan terangkum…
Nice bolog n nice face..
(asli bukan ngerayu heheh )
terima kasih Om santribuntet…
Memang ada banyak cara untuk membuat pelajaran sejarah lebih mengasyikkan…
aku sering tidur di kelas sejarah… wokokoko…
tapi pas ada kegiatan debat di kelas sejarah, paling semangat aku….
sekali lagi, bukan pelajaran sejarah yang salah, bukan pula siswa yang salah gak mau mempelajari sejarah, tapi kemampuan guru dalam mengemas pelajaran sejarah lah yang jadi masalah (dan kurikulum indonesia juga yg bermasalah)
banyak memang anak2 sekarang yang menjadi korban kurikulum, padahal mempunyai potensi yang luar biasa…
eh, masih SMA ya, semangat ngeblog ya… jangan cepat pensiun dari kegiatan ngeblog…
ocre mas ndaru…
untuk para guru2 sejarah harusnya bisa membuat suatu sistem pembelajaran sejarah yang tidak membosankan…Dan untuk para murid harus tetap semangat dalam belajar, kalo bukan kita yang mengerti sejarah bangsa sendiri, lantas siapa ?
Mungkin biar menarik dibuat cartoonnya aja kalie
yupz, tapi kebanyakan anak jaman sekarang lebih suka nonton kartun naruto, samurai-X,Bleach, dll…
Huft, butuh usaha ekstra untuk menyiasati semua ini…